KOMPOSISI DAN KOMPONEN TUBUH MANUSIA

A.     STRUKTUR SEL

Sel pertama kali diobservasi oleh ilmuwan Inggris yaitu Robert Hooke pada akhir tahun 1600an, dia  mengobservasi dinding sel dan the boxlike cavities in slices of cork and lives yang lebih dikenal dengan “little boxes or cells. Kemajuan  mikroskop memungkinkan penelitian sel lebih lanjut  sehingga ditemukan formulasi teori sel, bahwa semua organisme terdiri dari sel-sel.  Pada tahun 1838 dan 1839 ahli biologi Jerman  yaitu Matthias Jakob Schleiden dan Theodor Schwann meletakkan dasar ilmu baru yang disebut sitologi, yang lebih memfokuskan pada struktur dan fungsi sel. Kemudian Rudolph Virchow ahli patologi Jerman pada tahun 1855 meneliti lebih lanjut tentang sel, hasil penelitian disimpulkan bahwa sel berasal hanya dari sel lainnya.

Teori sel yang secara garis besar mengemukakan 4 poin penting mengenai sel, yaitu:

1.       Semua organisme terdiri dari sel dan produk sel

2.       Sel merupakan unit struktural dan fungsional yang mendasar dari organisme hidup.

3.       Semua sel  berasal dari struktur subseluler sel.

4.  Setiap organisme tergantung dari aktivitas sel baik secara kolektif  maupun interaksi dari sel itu sendiri.

Sel  merupakan bagian terkecil dari tubuh manusia. Tubuh manusia memiliki sekitar 60 s.d 100 triliun sel, umumnya  diameter sel manusia bervariasi antara 4 mikrometer sampai 100 mikrometer, sedangkan panjang sel sekitar beberapa mikrometer sampai 30 cm (sel otot). Sel tubuh berbeda dalam bentuk, ukuran dan warnanya, sesuai dengan fungsi yang berbeda.

Contoh variasi bentuk sel dalam tubuh: (a) Sel saraf, tampak badan sel dikelilingi oleh sejumlah dendrite dan sebagian akson dibawahnya; (b) sel epitel dasar mulut; (c) sel otot polos dari dinding usus; (d) sel otot rangka; (e) sel darah putih; (f) sel darah merah; (g) sel tulang; (h) sel sperma manusia.

Pada dasarnya semua sel terdiri dari 3 bagian, yaitu:

Komponen Deskripsi dan Struktur Fungsi
1. Membran plasma - Merupakan kulit sel yang bertindak sebagai sawar yang mudah pecah (fragile barrier)- Membran tersusun dari 2 lapisan molekul fosfolipid dan molekul protein - Memberi bentuk pada sel dan mengontrol masuk dan keluarnya material dari sel baik secara pergerakan pasif maupun aktif.- Spesialisasi dari membrane plasma:

a. Mikropili: berfungsi sebagai jari-jari yang panjang pada permukaan membrane plasma (ditemukan pada permukaan sel yang absorpsi seperti tubula ginjal dan sel intestinal)

b. Membran junction: merupakan tipe sel utama, seperti pada sel darah, sel sperma dan beberapa sel pagosit. Tidak mempunyai kaki pada tubuhnya

c. Tight junction: molekul protein yang berbatasan dengan membran plasma berfungsi bersama-sama secara erat seperti resleting.

d. Desmosomes: bertindak sebagai kopling mekanis atau melekat dengan rapat sepanjang sisi yang berbatasan dengan sel serta mencegah terjadinya pemisahan.

e. Gap junction: secara langsung bekerja sebagai lintasan antara substansi kimia diantara sel yang berdekatan.

2. Sitoplasma: - Bagian dari sel yang terletak antara membrane plasma dan nucleus.- Berisi cairan sitosol seperti jelly dengan kandungan air 80 – 90%, inclusions (Substansi temporer dalam sitoplasma), dan organel. Membantu terjadinya reaksi kimia
    a. Sitosol Cairan kental/jelly dan semitransparan yang berada diantara organel dan inclusion yang terdiri dari air, protein larut, garam, gula dan berbagai pelarut yang lain. Tempat organel dan sebagai media transportasi dari sekresi dan aktivitas metabolik
    b. Organel: Material-material yang berada di dalam sitoplasma di luar inti sel Untuk aktivitas metabolisme
        1) Mitokondria Membran double layer, banyak lipatan dan membentuk rak-rak tempat enzim-enzim yang dibutuhkan untuk mengisap bahan makanan, diameter 1 nanometer, panjang 5 -10 nanometer. Menghasilkan energi dari molekul makanan dan merubah energi kedalam bentuk ATP (power generating cell /powerhouse)
        2) Ribosom Partikel-partikel granular, berdiameter +  25 nanometer, dark staining granula,  yang terdiri dari protein dan RNA, terdapat bebas mengapung dalam sitoplasma atau melekat pada reticulum endoplasma. Mensintesa protein
        3) Vakuola Kantung membranosa Menyimpan dan mengeluarkan berbagai substansi dalam sitoplasma
        4) Peroksisom Kantong membranosa yang terdiri dari enzim oksidatif Memungkinkan terjadinya reaksi metabolik dan menghancurka hydrogen periksida /H2O2 ( racun untuk sel) menjadi H2O
        5) Lisosom Kantong membranosa, berdiameter 250 – 750 nanometer, dikelilingi membrane lipid ganda yang khusus dan terisi banyak sekali granula kecil yang berdiameter 5 – 8 nanometer, yang merupakan kumpulan protein dengan hidrolitik. Mencerna molekul asing dan komponen sel lain yang sudah rusak (suicide packets).
       6) Retikulum Endoplasma (terdapat 2 macam) Sistem penghubung yang membentuk kanal dan tubulus- Retikulum endoplasma/RE halus (non lobuler RE)

- Retikulum endoplasma/RE kasar (globuler)

-          Merupakan tempat sintesa lipid dan tempat cadangan ion kalsium yang berguna untuk kontraksi otot sehingga disebut juga sarkoplasmik reticulum (spesifik pada sel otot)-          Merupakan tempat sintesa protein
       7) Sentrosom Masa bulat dan terdapat sentriol Membantu  mengorganisasi dan mendistribusi kromosom selama mitosis
       8) Apparatus golgi Kantong membranosa, terdiri dari 4 atau lebih tumpukan lapisan vesikel tipis dan gepeng. Sintesa karbohidrat, mengeluarkan lemak dan glikoprotein.
       9) Silia dan flagel Silia seperti benang dan pendek, sedangkan flagel  lebih panjang Menggerakan partikel mendekati permukaan sel  atau menggerakan sel
    c. Inclusion (paraplasma) Merupakan unit yang terdapat dalam sitoplasma yang mungkin merupakan hasil aktivitas metabolisme. Penyimpanan nutrient, secretory product, granula pigmen.
3. Nukleus (inti sel) Merupakan struktur/bagian terbesar dari sel dan berisi material genetik..- Berbentuk bulat terletak ditengah kecuali pada sel otot

( disamping)

-          Biasanya berjumlah satu , kecuali sel musculoskeletal (banyak), sedangkan sel darah merah yang matur tidak berinti.

Menentukan struktur sel dan mengontrol aktivitas sel .
   a. Membran inti sel Membran yang mengelilingi nukleus, terdiri dari molekul lemak dan protein, kedua lapisan membran ini ditembus oleh beberapa ribu pori-pori nukleus. Mendukung nukleus dan mengontrol perpindahan material antara nukleus dan sitoplasma
   b. Kromatin Benang-benang yang tersusun dari molekul DNA dan protein Mengontrol aktivitas sel untuk proses kehidupan
   c. Nukleolus Padat, masa nonmembranosa yang tersusun dari molekul RNA dan protein. Membentuk ribosom

Aktivitas sel tergantung dari suplai makanan, O2, garam dan lain-lain dari luar yang masuk ke dalam sitoplasma. Zat-zat sisa dibuang keluar dari sel. Material di atas dapat masuk dan keluar dari sel secara pergerakan pasif (difusi, filtrasi, atau osmosis), atau pergerakan aktif (pengangkutan aktif, fagositosis, pinositosis).

Fungsi sel bervariasi bergantung pada tujuan dasarnya, misalnya sel hati terlibat dalam menghasilkan perubahan kimia, sel otot jantung berkaitan dengan kontraksi dan relaksasi, sel kelenjar tiroid memproduksi hormone. Sel biasanya tidak saling bersentuhan, tetapi dipisahkan oleh ruang sempit yang terisi cairan. Air dan zat kimia berpindah dari cairan ke dalam sel dan dari dalam sel ke cairan, membrane sel bekerja dalam permeabilitas yang selektif, menyebabkan beberapa zat melewatinya tetapi zat lain tidak dapat.

Gambaran esensial fungsi semua sel adalah:

  1. Aktivitas sel membutuhkan oksigen dan menghasilkan karbon dioksida
  2. Kemampuan untuk menghasilkan energi kimia dari makanan, mengambil kebutuhannya dari cairan di sekelilingnya, dan mempertahankan serta memperbaiki dirinya sendiri.
  3. Enzim (katalis yang mempercepat reaksi kimia tanpa mengubah dirinya) terdapat di dalam sel sebagai protein. Tiap enzim memiliki fungsi khusus, enzim memulai reaksi kimia spesifik.
  4. DNA (deoxyribonucleic acid) dan RNA (ribonucleic acid) dibutuhkan untuk reproduksi sel.

Siklus sel:

Tipe sel Perkiraan lama hidup
1. Sel sumsum tulang2. Sel lambung

3. Sel telur dan sel sperma

4. Sel usus besar

5. Sel darah putih

6. Sel kulit

7. Sel darah merah

8. Sel hati

9. Sel saraf

10 jam2 hari

2 – 3 hari

3 – 4 hari

13 hari

19 – 34 hari

120 hari

18 bulan

selama tubuh hidup

About these ads

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s